
BANTUL, inventori.co.id – Persebaya Surabaya menunjukkan kelasnya sebagai tim dengan efektivitas serangan tinggi saat melibas PSIM Yogyakarta 3-0 dalam lanjutan Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1/2026).
Laga ini menjadi potret nyata bagaimana kedalaman skuat Bajul Ijo mampu menghukum rapuhnya lini belakang tuan rumah.
Kemenangan ini menjadi sangat signifikan karena membawa Persebaya mengoleksi 31 poin, sekaligus menggeser posisi Laskar Mataram di klasemen sementara.
Eksploitasi Lini Belakang PSIM
PSIM Yogyakarta tampil dalam kondisi pincang menyusul absennya duet bek asing, Yusaku Yamadera dan Franco Mingo. Kondisi ini berhasil diinventarisasi dengan baik oleh pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.
Meski PSIM sempat mengancam melalui Ze Valente dan Ezequiel Vidal di awal laga, koordinasi duet darurat Andy Setyo dan Rendra Teddy di kubu tuan rumah terlihat kedodoran menghadapi transisi cepat lawan.
Gol pembuka pada menit ke-35 menjadi bukti nyata. Visi bermain Bruno Moreira yang jeli melihat celah di pertahanan PSIM berhasil dimanfaatkan Gali Freitas melalui tembakan terukur yang gagal diantisipasi Cahya Supriadi.
Efisiensi Pergantian Pemain dan Debut Impresif
Salah satu poin krusial dalam laga ini adalah keberhasilan rotasi pemain yang dilakukan kubu Persebaya. Masuknya Bruno Paraiba menggantikan Gali Freitas di menit ke-70 terbukti menjadi langkah jenius.
Hanya dalam kurun waktu empat menit setelah menginjakkan kaki di lapangan, pemain anyar Persebaya asal Brasil ini langsung mencetak gol debutnya.
Proses gol yang memanfaatkan celah offside menunjukkan kecerdasan posisi Paraiba, sekaligus menambah daftar inventaris pemain produktif Persebaya musim ini.
Aksi Solo Run dan Poin Klasemen
Dominasi Persebaya ditutup secara elegan oleh Rachmat Irianto pada menit ke-84. Melalui aksi individu yang dimulai dari tengah lapangan, Rian menunjukkan stamina dan teknik tinggi sebelum melepaskan tendangan yang memastikan skor menjadi 3-0.
Secara statistik, kemenangan ini sangat efisien. Meski PSIM menguasai peluang di awal laga, Persebaya unggul dalam finishing dan ketenangan di area penalti.
Dengan hasil ini, Persebaya naik ke peringkat enam, sementara PSIM harus turun ke posisi tujuh dengan selisih satu angka.
Rangkuman Statistik Pertandingan:
-
Skor Akhir: PSIM 0-3 Persebaya
-
Pencetak Gol: Gali Freitas (35′), Bruno Paraiba (74′), Rachmat Irianto (84′)
-
Posisi Klasemen: Persebaya (6), PSIM (7)
Susunan Pemain PSIM vs Persebaya
PSIM Yogyakarta: Cahya Supriadi (GK); Raka Cahyana, Rendra Teddy (Rio Hardiawan 78), Andi Setyo (Savio Sheva 67), Reva Adi (C); Ze Valente, Rakhmatsho Rakhmatzoda, Fahreza Sudin (Riyatno Abiyoso 63); Pulga Vidal, Nermin Haljeta, Deri Corfe.
Pelatih: Jean-Paul van Gastel.
Persebaya Surabaya: Ernando Ari (Andhika Ramadhani 90+2) (GK); Arief Catur (Koko Ari (90+1), Risto Mitrevski, Leo Lelis; Toni Firmansyah (Rachmat Irianto 60), Francisco Rivera, Milos Raickovic (Pedro Ricardo 70), Jefferson Silva; Bruno Moreira (C), Malik Risaldi, Gali Freitas (Bruno Paraiba 70).
Pelatih: Bernardo Tavares.
