Persebaya Lepas Enam Pemain Jelang Putaran Kedua Super League 2025/2026

0
Dejan Tumbas menjadi salah satu legiun asing yang hengkang dari Persebaya Surabaya di peruh musim Super League 2025/2026. /Foto: Instagram @dejant19

SURABAYA, inventori.co.id – Manajemen Persebaya Surabaya mengambil langkah drastis demi memperbaiki performa tim yang dianggap kurang memuaskan di paruh pertama Super League 2025/2026.

Tak tanggung-tanggung, enam pemain sekaligus resmi dilepas dari skuat Green Force.

Keputusan besar ini seperti dinukil dari unggahan akun Instagram resmi Persebaya pada Jumat (23/1/2026).

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pelatih Bernardo Tavares tengah melakukan perombakan fundamental untuk mengejar ketertinggalan di papan klasemen.

Dominasi “Wajah Baru” Singkirkan Legiun Asing Lama

Kabar yang paling mencuri perhatian adalah dicoretnya tiga legiun asing sekaligus. Diego Mauricio (Brasil), Dejan Tumbas (Serbia), dan Dime Dimov (Makedonia Utara) harus angkat koper lebih awal.

Keputusan ini sebenarnya sudah terprediksi setelah manajemen bergerak agresif di bursa transfer dengan mendatangkan kuartet baru, yakni Gustavo Fernandes, Bruno Paraiba, Jefferson Silva, dan Pedro Matos (mantan penggawa Semen Padang)

Masuknya Pedro Matos menjadi “paku terakhir” yang memastikan nasib Mauricio, Tumbas, dan Dimov tidak lagi memiliki tempat di komposisi pemain asing Persebaya.

Gerbong Lokal Ikut Terdepak

Selain pemain asing, tiga pemain lokal potensial juga harus mengakhiri masa bakti mereka di Kota Pahlawan. Mereka adalah bek Kadek Raditya, penyerang Rizky Dwi Pangestu, dan penjaga gawang Rendy Oscario.

Menariknya, para pemain lokal ini tak butuh waktu lama untuk menemukan pelabuhan baru. Kadek Raditya dikabarkan merapat ke Persis Solo, sementara Rendy Oscario memilih pulang ke pelukan mantan klubnya, Semen Padang.

Adapun Rizky Dwi Pangestu membuat kejutan dengan menyeberang ke tim kasta kedua, Garudayaksa.

Strategi All-In Bernardo Tavares

Evaluasi total ini menunjukkan ketegasan Bernardo Tavares dalam menyusun strategi. Persebaya yang tampil inkonsisten di putaran pertama kini bertaruh pada chemistry baru antara pemain lama dengan para penggawa anyar.

“Persebaya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan perjuangan selama ini bersama Green Force. Good luck and best wishes Rek…!” tulis pernyataan resmi manajemen sebagai bentuk perpisahan.

Kini, beban berat ada di pundak para pemain baru. Bonek Mania tentu menaruh harapan besar agar perombakan radikal ini bukan sekadar perjudian, melainkan solusi nyata untuk membawa kebanggaan Surabaya kembali ke papan atas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here