GBK Bergetar! Persija Jakarta Hajar Madura United, Sinyal Bahaya untuk Pesaing Juara

0
Persija Jakarta menundukkan Madura United 2-0 melalui sepasang penalti. /Foto: Instagram @persija

JAKARTA – Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, kembali menjadi saksi keangkeran “Macan Kemayoran”.

Dalam laga pembuka putaran kedua Super League 2025/2026, Jumat (23/1/2026), Persija Jakarta sukses membungkam Madura United dengan skor meyakinkan 2-0.

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan pernyataan tegas skuat asuhan Mauricio Souza dalam perburuan gelar juara musim ini.

Eksperimen Jenius: Jordi Amat Sang ‘Metronom’ Baru

Ada pemandangan menarik dalam daftar susunan pemain. Pelatih Mauricio Souza melakukan perjudian taktik dengan menggeser Jordi Amat ke posisi gelandang bertahan.

Strategi ini terbukti ampuh, JOrdi Amat menjadi tembok pertama yang memutus aliran serangan Laskar Sape Kerrab sebelum masuk ke area pertahanan.

Kebuntuan pecah di menit ke-41. Penyerang haus gol, Gustavo Almeida dijatuhkan paksa oleh Pedro Felipe di kotak terlarang. Gustavo yang mengambil sendiri eksekusi penalti sukses mengecoh Dicky Indriyana, membawa Persija unggul 1-0 hingga turun minum.

Debut Fajar dan “Spionase” John Herdman

Memasuki babak kedua, atmosfer GBK semakin memanas saat Fajar Fathurrahman masuk menggantikan Rio Fahmi di menit ke-75.

Ini menjadi debut resmi sang talenta muda yang langsung memberikan dimensi serangan baru dari sisi sayap.

Menariknya, di tribun VIP, tampak sosok Shayne Pattynama yang baru saja direkrut Persija. Dia terlihat berdiskusi serius dengan pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman.

Kehadiran Shayne di tribun memberikan sinyal bahwa Persija akan memiliki kekuatan mengerikan saat dia sudah bisa merumput nanti.

Drama VAR di Masa Injury Time

Drama mencapai puncaknya di penghujung laga. Persija kembali mendapat hadiah penalti setelah Emaxwell Souza dilanggar.

Ketegangan sempat menyelimuti stadion saat tendangan pertama Emaxwell berhasil ditepis kiper lawan.

Namun, wasit Yudai Yamamoto yang berkonsultasi dengan Video Assistant Referee (VAR) memutuskan penalti harus diulang karena kiper lawan bergerak lebih dulu.

Tak ingin mengulang kesalahan, Emaxwell meluncurkan bola dengan power maksimal di menit ke-90+9, mengunci kemenangan Persija menjadi 2-0.

Ancaman Bagi Persib Bandung

Tambahan tiga poin ini membuat Persija kini mengoleksi 38 poin. Posisi ini membuat mereka menempel ketat Persib Bandung di peringkat kedua klasemen sementara.

Persaingan menuju puncak klasemen dipastikan akan semakin membara di pekan-pekan mendatang. Posisi puncak klasemen sementara ini masih dikuasai Borneo FC dengan 40 poin.

Di sisi lain, kekalahan ini menjadi rapor merah bagi Madura United. Tiga kekalahan beruntun memaksa mereka harus berjuang keras keluar dari jeratan papan bawah.

Starting Eleven:

Persija Jakarta: Carlos Eduardo; Rio Fahmi, Rizky Ridho, Thales Lira, Dony Tri; Jordi Amat, Aditya Warman, Witan Sulaeman, Allano Lima; Gustavo Almeida, Emaxwell Souza.
Pelatih: Mauricio Souza.

Madura United: Dicky Indriyana; Pedro Filipe, Ahmad Rusadi, Jorge Mendonca, Taufik Hidayat; Kerim Palic, Ilhamsyah, Riquelme; Junior Brandao, Lulinha.
Pelatih: Carlos Parreira.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here