JAKARTA, inventori.co.id – PSSI secara resmi memulai transformasi manajemen teknis Tim Nasional Indonesia dengan memperkenalkan John Herdman sebagai Pelatih Kepala yang baru.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi besar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dalam membangun ekosistem sepak bola yang lebih terukur dan kompetitif secara global.
Dalam sesi perkenalan yang digelar di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026), Erick Thohir menekankan bahwa penunjukan Herdman bukan sekadar upaya mencari hasil instan, melainkan investasi jangka panjang dalam aspek manajerial dan kualitas permainan.
Sinergi Elemen dan Manajemen Proses
Erick Thohir menggarisbawahi pentingnya dukungan dari seluruh stakeholder untuk menjaga stabilitas pembentukan tim.
Dia meyakini bahwa visi teknis yang dibawa Herdman hanya akan optimal jika disokong oleh manajemen pengurus yang solid dan kesabaran dari pecinta sepak bola.
“Saya mengharapkan dukungan maksimal dari para pemain, pengurus, dan juga pecinta sepak bola nasional yang mau menghargai proses pembentukan Timnas agar makin kompetitif,” kata Erick, seperti dikutip dari portal resmi PSSI pada Rabu (14/1/2026).
Dia menambahkan bahwa masuknya Herdman menandai transisi Timnas ke era baru yang lebih profesional.
Fokus pada Pengembangan Performa Fisik
Salah satu poin strategis dalam pengumuman kali ini adalah hadirnya Cesar Meylan sebagai pelatih performa fisik.
Langkah ini menunjukkan bahwa PSSI mulai menitikberatkan pada standarisasi kebugaran dan daya tahan fisik pemain sebagai fondasi utama sebelum masuk ke ranah taktik.
Meylan akan mengemban tugas untuk melakukan pengembangan pada aspek kekuatan dan ketahanan atlet, sebuah elemen vital yang sering menjadi catatan dalam evaluasi performa Timnas di level internasional sebelumnya.
Mentalitas dan Visi Jangka Panjang
John Herdman sendiri membawa filosofi kepemimpinan yang kuat. Pelatih yang sukses membawa Kanada ke level dunia ini melihat tekanan besar di Indonesia sebagai aset, bukan beban.
“Kami memilih menjadikan tekanan sebagai berkah,” ungkap Herdman.
Dia juga memberikan perspektif realistis bahwa kesuksesan besar seperti lolos ke Piala Dunia adalah hasil dari konsistensi bertahun-tahun.
“Indonesia telah membuat satu langkah besar yang sangat penting, dan kini tugas kami adalah mengambil langkah berikutnya,” pungkasnya.

