BEKASI, inventori.co.id – Denyut kehidupan pasar tradisional yang sarat interaksi sosial dan aktivitas ekonomi berhasil diabadikan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) Kampus Cibubur melalui pameran fotografi kolektif bertajuk Pasar Rakyat Fotografi.
Kegiatan yang mengusung tema “Dinamika Pasar di Balik Lensa” ini digelar terbuka untuk umum di Kampus UNDIRA Kranggan, Bekasi, pada Sabtu (20/12/2025).
Pameran ini menghadirkan puluhan karya fotografi yang merekam keseharian pedagang dan pembeli di pasar rakyat, mulai dari ekspresi tawar-menawar, aktivitas ekonomi mikro, hingga potret relasi sosial yang jarang disorot secara mendalam.
Pameran yang digagas mahasiswa ini mendapat dukungan penuh dari ANTAM Logam Mulia sebagai sponsor utama.
Dukungan tersebut menjadi dorongan penting bagi mahasiswa untuk menghadirkan ruang apresiasi seni yang inklusif dan dapat diakses masyarakat luas secara gratis.
“Ini bukan sekadar pameran tugas kuliah, tetapi proses pembelajaran mahasiswa dalam membaca realitas sosial dan menyampaikannya melalui medium visual,” terang Dani Siswardhani Wahjono, M.I.Kom., dosen pengampu mata kuliah fotografi, seperti dinukil dari pernyataan tertulisnya, Senin (22/12/2025).
Antusiasme publik terlihat dari jumlah pengunjung yang mencapai lebih dari 200 orang. Pengunjung tidak hanya menikmati visual foto, tetapi juga diajak memahami narasi di balik setiap karya yang menampilkan pasar sebagai ruang hidup masyarakat, bukan sekadar tempat transaksi.
Dukungan akademik juga disampaikan Radyta Achmad Burhanuddin, S.S., M.Si. selaku Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi dan Caturida Meiwanto Doktoralina, Ph.D. selaku Dekan.
Selaras dengan konsep pasar rakyat, panitia turut menghadirkan Bazar UMKM yang diisi produk kuliner dan kerajinan lokal. Kehadiran bazar ini memberikan pengalaman imersif bagi pengunjung sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata mahasiswa UNDIRA terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar kampus.
Rangkaian acara juga diperkuat dengan Seminar Fotografi yang menghadirkan fotografer profesional Farid Renais Ghimas, B.A., M.A., dengan moderator Pepen Sumirat, S.Sos., M.I.Kom.
Seminar ini mengangkat topik phonegraphy, membahas bagaimana kamera ponsel dapat dimaksimalkan untuk menghasilkan karya fotografi yang kuat secara visual maupun pesan.
Melalui sesi tersebut, peserta diajak memahami bahwa kualitas karya tidak semata ditentukan oleh alat, melainkan oleh kepekaan melihat momen, komposisi, serta kemampuan bercerita.
Sebagai penutup, pengunjung disuguhkan screening film pendek karya mahasiswa Ilmu Komunikasi UNDIRA.
Film-film tersebut merupakan hasil integrasi mata kuliah fotografi dan sinematografi, yang menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengemas isu sosial melalui medium audiovisual.
Pameran Pasar Rakyat Fotografi menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan mitra industri mampu melahirkan ruang kreatif yang edukatif, artistik, dan berdampak sosial.
Dengan dukungan ANTAM Logam Mulia, mahasiswa UNDIRA Cibubur berhasil menghadirkan kegiatan seni yang tidak hanya memperkaya pengalaman akademik, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

