
JAKARTA, inventori.co.id – iQOO kian memantapkan langkahnya di pasar smartphone Indonesia. Sepanjang 2025, brand yang berada di bawah naungan vivo ini mencatatkan momentum penting lewat peluncuran lima perangkat berbeda, mulai dari segmen harga Rp2 jutaan hingga kelas flagship.
Strategi tersebut menjadi jawaban atas meningkatnya kebutuhan konsumen akan smartphone yang sanggup menangani aktivitas berat, termasuk gaming dan multitasking intensif.
Menutup 2025, iQOO kembali mencuri perhatian dengan memperkenalkan iQOO 15, smartphone pertama di Indonesia yang ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Kehadiran perangkat ini menegaskan arah inovasi iQOO yang semakin matang, sekaligus mengantarkan brand tersebut memasuki 2026 dengan posisi lebih strategis—bukan lagi sekadar penantang, melainkan salah satu trendsetter smartphone berperforma tinggi di Tanah Air.
Brand Manager iQOO Indonesia, Rifqi Arrahmansyah menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi sesuai DNA iQOO.
Menurutnya, semangat “I Quest On and On” menjadi landasan dalam menghadirkan teknologi terbaru tanpa bergantung pada faktor eksternal di luar kendali brand.
“Kami siap menyambut 2026 dengan standar kualitas dan performa terbaik, sekaligus terus mendobrak batas teknologi smartphone,” ujarnya melalui keterangan pers resminya, Kamis (18/12/2025).
Portofolio 2025: Luas, Konsisten, dan Berorientasi Performa

Sepanjang 2025, iQOO menghadirkan lini produk paling lengkap dibanding tahun-tahun sebelumnya, namun tetap konsisten mengedepankan performa.
Pembuka tahun datang dari iQOO Z10 yang mencetak rekor MURI sebagai smartphone dengan baterai terbesar 7.300 mAh, dipadukan dengan performa Snapdragon 7s Gen 3.
Di kelas sub-flagship, iQOO Neo 10 menjadi perangkat pertama di Indonesia yang menggunakan Snapdragon 8s Gen 4.
Smartphone ini juga meraih rekor MURI sebagai sub-flagship pertama yang mampu menjalankan game hingga 144 fps, mempertegas fokus iQOO pada pengalaman gaming kelas atas.
Head of Product iQOO Indonesia, Calvin Nobel menyebut antusiasme pasar sebagai dorongan utama ekspansi lini produk.
“Kami memperluas pilihan dari Rp2 jutaan hingga flagship, sekaligus menetapkan standar baru ekspektasi performa untuk 2026. Kompetisi antar brand akan semakin menguntungkan konsumen, dan itu yang memotivasi kami untuk terus berkembang,” jelasnya.
Fokus Kelas Menengah: #PerformaKelas
Tak hanya di segmen premium, iQOO juga agresif di kelas harga terjangkau. iQOO Z10 Lite hadir sebagai opsi Rp2 jutaan dengan spesifikasi menonjol, mulai dari layar AMOLED 120Hz, baterai 6.000 mAh dengan Bypass Charging, hingga sertifikasi ketahanan IP68 & IP69.
Sementara itu, iQOO Z10R melengkapi Z Series di kisaran Rp3 jutaan dengan Dimensity 7360-Turbo, baterai 6.500 mAh, dan layar AMOLED 120Hz, memperkuat citra #PerformaKelas di segmen menengah.
iQOO 15: Fondasi Persaingan Flagship 2026
Puncak inovasi iQOO di 2025 hadir lewat iQOO 15. Selain menjadi yang pertama dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, flagship ini membawa Supercomputing Chip Q3 dan layar 2K M14 LEAD™ OLED Display pertama di dunia dengan teknologi polarizer-free untuk efisiensi daya dan kecerahan lebih tinggi.
Performa tinggi tersebut ditopang baterai 7.000 mAh BlueVolt serta 8K Ultra VC Cooling System, menghadirkan stabilitas jangka panjang dan pengalaman gaming kelas kompetisi bagi pengguna paling demanding.
Sebagai flagship generasi baru, iQOO 15 juga menjadi perangkat pertama iQOO yang langsung menjalankan OriginOS 6.
Sistem operasi ini dirancang untuk performa mulus hingga lima tahun, dilengkapi fitur produktivitas seperti Flip Cards, Drag & Drop Direct, Seamless Cross Device Connectivity, hingga dukungan Office Kit for Mac bagi pengguna lintas platform.
