WhatsApp Dorong UMKM Go Digital: Pelatihan dan Pasar Jajan di Jakarta Disambut Meriah

0

JAKARTA, inventori.co.id – Semangat digitalisasi UMKM kembali terasa di ibu kota. WhatsApp bersama UKMINDONESIA.ID resmi menuntaskan rangkaian pelatihan tatap muka di tiga kota, dengan sesi penutup di Jakarta pada 3 Desember 2025.

Sebanyak 100 pelaku UMKM hadir langsung untuk memperkuat kemampuan mereka memanfaatkan teknologi digital di tengah persaingan pasar yang makin ketat.

Program ini dirancang untuk membantu pelaku usaha—mulai dari pedagang pasar tradisional hingga usaha mikro—mengoptimalkan fitur WhatsApp Business sebagai alat komunikasi dan pemasaran yang lebih efektif.

Selain sesi pelatihan langsung, Buku Saku UMKM Tangguh turut dibagikan melalui Instagram, WhatsApp Channel, email, dan situs resmi UKMINDONESIA.ID, menjangkau hampir 10.000 UMKM di seluruh Indonesia.

WhatsApp Business Jadi Senjata Utama UMKM di Era Digital

Selama pelatihan, peserta diajak memahami cara memaksimalkan berbagai fitur WhatsApp Business yang terbukti membantu meningkatkan layanan pelanggan.

Mulai dari Katalog Produk, Balasan Cepat, Pembaruan Status, Pesan Tidak di Tempat, hingga integrasi iklan yang langsung mengarah ke WhatsApp—semua dibahas sebagai solusi yang murah, mudah diakses, dan relevan untuk aktivitas bisnis sehari-hari.

Pendekatan praktis ini membuat UMKM dapat memperkuat relasi dengan pelanggan, menjaga kepercayaan, dan memperluas jangkauan operasional hanya melalui ponsel mereka.

Pasar Jajan WhatsApp Meriahkan TIM, Tampilkan UMKM Terpilih

Tak hanya pelatihan, WhatsApp juga menghadirkan Pasar Jajan WhatsApp, sebuah pasar pop-up di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, yang menghadirkan 10 UMKM kuliner terkurasi. Inisiatif ini sekaligus bagian dari dukungan Meta untuk momen Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12.

Pengunjung antusias mencoba berbagai pilihan makanan lokal, mulai dari pedasnya APB Sambal dan Mrebes Mili, racikan kopi dari Kopi Hitman Hitam Manis, hingga camilan sehat gluten-free dari Healthree. Ajang ini menjadi ruang pertemuan langsung antara UMKM dan konsumen, memperkuat eksposur dan interaksi yang biasanya hanya terjadi secara digital.

Dihadiri Menteri Perdagangan, Bukti Dukungan Pemerintah

Acara ini turut dihadiri Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso; Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi UKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo; dan berbagai tamu undangan lainnya. Country Director Meta Indonesia, Pieter Lydian, bersama Founder UKMINDONESIA.ID sekaligus penulis Buku Saku UMKM, Dewi Meisari Haryanti, memandu jalannya kegiatan.

Dalam sambutannya, Menteri Perdagangan RI menyampaikan dukungan penuh atas inisiatif yang mendorong transformasi digital UMKM.

“Upaya Meta Indonesia lewat Buku Saku UMKM Tangguh dan Pasar Jajan WhatsApp merupakan langkah nyata pendampingan bagi UMKM. Ini selaras dengan komitmen kami untuk mempercepat transformasi digital agar produk lokal bisa dipasarkan lebih luas dan UMKM mampu bersaing secara global,” tutur Menteri Budi Santoso, dikutip dari keterangan pers WhatsApp Indonesia, Rabu (3/12/2025).

Sementara itu, Pieter Lydian menegaskan pentingnya pemanfaatan WhatsApp dalam perjalanan UMKM memperkuat interaksi dengan pelanggan.

“Masyarakat kini terbiasa menghubungi bisnis lewat WhatsApp—bertanya, melihat produk, hingga melakukan pembelian. Kami bangga berkolaborasi dengan UKMINDONESIA.ID serta mendapat dukungan dari Kemendag dan dinas perdagangan daerah untuk mendampingi lebih dari 700 UMKM melalui pelatihan daring dan luring,” jelas Pieter.

Dorongan Berkelanjutan untuk UMKM Indonesia

Penutupan program ini menandai langkah penting bagi UMKM Indonesia dalam memperkuat daya saing melalui adopsi digital yang lebih terstruktur.

Dengan pelatihan, materi edukasi, serta ruang promosi seperti Pasar Jajan WhatsApp, pelaku usaha memiliki kesempatan lebih besar untuk tumbuh di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here