WhatsApp Gelar Pasar Jajan WhatsApp, Tampilkan 10 UMKM Kuliner Terpilih

0

JAKARTA, inventori.co.id — WhatsApp kembali menegaskan perannya sebagai ruang usaha digital utama bagi pelaku UMKM di Indonesia.

Dengan 88% pengguna di Tanah Air yang rutin berkirim pesan ke bisnis setiap pekan, platform ini menjadi kanal komunikasi bisnis paling dominan secara global.

Bagi banyak usaha kecil, WhatsApp bahkan sudah berfungsi sebagai etalase, toko, hingga pusat transaksi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM sekaligus menyambut momentum Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12 Desember, WhatsApp bersama UKMINDONESIA.ID menghadirkan “Pasar Jajan WhatsApp”.

Pop-up market yang bisa dikunjungi masyarakat pada Rabu, 3 Desember 2025, pukul 10.00–21.00 WIB, ini berlokasi di Selasar Jakarta Observatory & Planetarium, Taman Ismail Marzuki.

Fokus pada Kemudahan Belanja via Chat

Acara ini dirancang agar pengunjung bisa merasakan langsung pengalaman berbelanja ala WhatsApp — mulai dari bertanya produk, membandingkan pilihan, hingga melakukan transaksi melalui chat.

Sebanyak 10 UMKM makanan dan minuman terkurasi hadir membawa produk andalan masing-masing. Mulai dari sambal pedas dari APB Sambal dan Mrebes Mili, racikan kopi Kopi Hitman Hitam Manis, hingga camilan sehat dari Healthree yang menghadirkan gluten-free cookies dan healthy snacks.

Setiap booth disertai QR code yang langsung terhubung ke akun WhatsApp Business para pelaku usaha. Pengunjung dapat memindai kode untuk membuka katalog produk dan menaruh barang ke keranjang belanja hanya lewat ponsel mereka. Selain itu, acara juga menyediakan photobooth untuk pengunjung yang ingin mendukung kampanye bangga produk lokal.

Dukungan WhatsApp untuk UMKM

Kepala Kebijakan WhatsApp, Meta APAC, Esther Samboh menyampaikan bahwa ribuan usaha kecil terus bertumbuh karena memanfaatkan fitur sederhana yang sudah tersedia gratis di WhatsApp Business.

“Pasar Jajan WhatsApp adalah contoh nyata bagaimana teknologi yang mudah diakses dapat membuka peluang lebih luas bagi UMKM,” kata dia dikutip dari pernyataan tertulisnya, Selasa (2/12/2025).

Bagian dari Program Pelatihan UMKM

Gelaran ini juga menjadi rangkaian dari inisiatif “UMKM Tangguh: Bertahan dan Tumbuh Menghadapi Tantangan”, program pelatihan yang diadakan WhatsApp bersama sejumlah mitra di tiga kota.

Program tersebut bertujuan mempercepat transformasi digital UMKM dan membantu mereka tetap kompetitif di tengah perkembangan pasar.

Dengan kehadiran pop-up market ini, WhatsApp berharap semakin banyak usaha kecil yang berani memperluas jangkauan bisnis, sekaligus memperlihatkan bahwa belanja lewat chat tetap menjadi cara praktis dan akrab bagi masyarakat Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here