Korban Pengeroyokan di Senama Nenek Resmi Lapor ke Polda Riau, Singgung Minimnya Penanganan Aparat Lokal

0

KAMPAR, inventori.co.id — Ahmad Bahaudin, driver truk yang menjadi korban pengeroyokan di kawasan perkebunan masyarakat Desa Senama Nenek, Kabupaten Kampar, memilih menempuh jalur hukum dengan melapor langsung ke Polda Riau.

Laporan tersebut disampaikan Ahmad pada Kamis (20/11/2025), atau sehari setelah insiden yang menimpanya.

Ahmad mengaku kecewa dan tidak lagi menaruh harapan pada penanganan aparat di tingkat Polsek Tapung Hulu maupun Polres Kampar. Dia menilai berbagai ketegangan yang terus berulang di wilayah tersebut seharusnya dapat diantisipasi sejak lama.

Menurutnya, persoalan di Senama Nenek bukan peristiwa baru. Ahmad menyebut selama sebulan terakhir, berbagai bentuk gesekan—mulai dari intimidasi, ancaman, hingga insiden dorong-dorongan dengan pihak keamanan—sudah berkali-kali dilaporkan ke aparat setempat, namun tidak pernah membuahkan penindakan tegas.

“Terus terang saya sudah tidak percaya lagi. Masalah di kebun ini sudah lama terjadi. Kami sudah lapor berkali-kali, tapi tidak ada langkah nyata,” kata Ahmad kepada awak media, Kamis (20/11/2025).

Insiden pengeroyokan yang dialaminya menjadi titik puncak kekecewaannya. Selain mengalami luka pada bagian punggung, truk Colt Diesel yang dia kemudikan juga rusak berat akibat kejadian tersebut.

Ahmad menyebut langkah melapor ke Polda Riau diambil agar penanganan perkara berjalan lebih objektif dan para pelaku dapat segera ditindak.

“Kalau sejak awal ada tindakan tegas, mungkin kejadian ini tidak akan sampai separah ini. Saya hanya ingin kasus ini diproses, pelaku ditangkap, dan kami bisa bekerja dengan aman,” ujarnya.

Ahmad juga berharap Polda Riau turun langsung meninjau kondisi di lapangan. Menurutnya, suasana di kawasan perkebunan belakangan semakin memanas akibat adanya pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi penghadangan.

“Harapan saya sederhana, yakni keadilan. Kami hanya pekerja yang datang untuk mencari nafkah, bukan untuk berkonflik,” ungkapnya.

Sementara itu, Polda Riau dikabarkan telah menerima laporan Ahmad dan melakukan pemeriksaan awal terhadap korban.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berusaha mendapatkan tanggapan resmi dari Polsek Tapung Hulu, Polres Kampar, serta pihak-pihak yang disebut terlibat dalam insiden tersebut.

(das/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here