DUMAI, inventori.co.id — Pemerintah Kota Dumai akan mengukuhkan kepengurusan Dewan Kesenian Daerah (DKD) periode 2025–2030 pada Kamis (20/11/2025), di Gedung Sri Bunga Tanjung, Kota Dumai.
Agenda pengukuhan kepengurusan ini menjadi penanda dimulainya masa kerja baru DKD di bawah kepemimpinan Agoes S. Alam.
Pengukuhan tersebut merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Seniman Daerah (Musenda) yang digelar sebelumnya dan telah memperoleh legitimasi resmi melalui Surat Keputusan Wali Kota Dumai.
Dorongan Baru bagi Ekosistem Seni Kota Dumai
Kehadiran kepengurusan baru ini diharapkan menjadi energi segar bagi perkembangan seni dan budaya lokal. DKD Dumai diarahkan menjadi motor penggerak program kreatif sekaligus mitra strategis Pemko Dumai dalam menguatkan identitas kota lewat aktivitas seni.
Ketua Umum DKD Dumai terpilih, Agoes S. Alam menegaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya akan dibangun dengan spirit inklusif—menjadi tempat bernaung bagi seluruh pelaku seni, baik yang bergerak di panggung tradisi maupun bidang kreatif kontemporer.
“Pelantikan ini adalah awal kerja nyata kami, bukan sekadar acara simbolis. DKD siap bersinergi dengan Pemko Dumai untuk menjadikan seni dan budaya sebagai bagian penting pembangunan daerah,” kata Agoes sebelum pengukuhan, Kamis (20/11/2025).
Komitmen tersebut sejalan dengan visi pembangunan “Dumai Kota Idaman” yang menempatkan kebudayaan sebagai unsur pembentuk karakter sekaligus pendorong inovasi.
Dihadiri Pemangku Kepentingan dan Komunitas Seni
Acara pengukuhan dijadwalkan dihadiri perwakilan Pemko Dumai, unsur Muspida, tokoh masyarakat, hingga para seniman dan budayawan.
Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan dukungan terhadap upaya memperkuat ruang ekspresi kreatif dan meningkatkan kolaborasi lintas komunitas.
Dengan formasi baru ini, DKD diharapkan mampu menghadirkan program berkelanjutan yang memberi ruang tumbuh bagi pelaku seni sekaligus memperkuat posisi Dumai sebagai kota dengan identitas budaya yang dinamis.

