JAKARTA, inventori.co.id — Salah satu band thrash metal legendaris Indonesia, Betrayer, kembali muncul ke permukaan setelah bertahun-tahun tidak terdengar.
Langkah ini dipimpin dua personel yang masih bertahan sejak era keemasan mereka, yakni Iik Wardiandi dan Garry Martinus.
Formasi 2026: Dua Personel Inti, Dua Musisi Tambahan
Dalam perjalanan panjangnya, Betrayer mengalami banyak perubahan formasi. Doddy memutuskan tidak melanjutkan perjalanannya bersama band, sementara Akbar kini fokus dengan aktivitas musiknya di Superglad.
Untuk menghidupkan kembali Betrayer, Iik dan Garry menggandeng dua additional player:
-
Iik Wardiandi – Vokal & Gitar
-
Garry Martinus – Lead Gitar
-
Left Handed Bassist – Additional Bass
-
Kalkal Koko – Additional Drums
Dikutip dari pernyataan resminya pada Rabu (12/11/2025), Iik menegaskan bahwa kembalinya Betrayer bukan semata ambisi besar, tetapi lebih kepada kerinduan banyak penggemar terhadap eksistensi band tersebut di panggung metal Tanah Air.
Misi Meluruskan Sejarah Personel
Selain kembali aktif, Iik membawa satu tujuan penting, yakni meluruskan riwayat gitaris yang sempat simpang siur di ruang publik.
Dia menyebut, seluruh catatan sejak album pertama hingga terakhir telah terdokumentasi dengan jelas, mulai dari album hingga video klip resmi.
Menurutnya, beberapa klaim dari pihak lain mengenai keterlibatan sebagai gitaris Betrayer tidak memiliki dasar kuat dan cenderung memanfaatkan nama besar band.
Iik menegaskan bahwa gitaris resmi Betrayer di seluruh album adalah Garry Martinus, sesuai rekam jejak rilisan mereka sejak era 1990-an.
Dukungan Rilis Digital Aquarius Musikindo
Kembalinya Betrayer juga menjadi momentum untuk mendukung katalog album yang telah kembali dirilis secara digital oleh Aquarius Musikindo sejak 24 April 2025.
Salah satu yang kini bisa dinikmati ulang adalah album “Pasukan Berani Mati”, yang sudah tersedia di Spotify, YouTube, dan berbagai platform musik lainnya.
Tahun depan, Aquarius juga menyiapkan perilisan digital untuk album “Hukuman Mati”, serta katalog lainnya mulai album ketiga hingga keenam.
Terbuka untuk Undangan Manggung
Terkait tawaran tampil, Iik menyebut beberapa pihak sudah mulai menghubungi. Namun dia menegaskan bahwa Betrayer kini beroperasi secara profesional dengan standar fee, rider, serta akomodasi yang menyesuaikan status mereka sebagai band senior.
Diskografi Betrayer
1996 – Grand Voice Society (Indie)
Personel: Ndaru Widodo (vokal/gitar), Garry Martinus (gitar), Hendra “Doddy” Maydhodi (bass), Frid Akbar (drum)
1997 – Metalik Klinik 1 (Musica)
Personel sama seperti rilisan sebelumnya
1998 – Pasukan Berani Mati (Aquarius/Independen Records)
Personel: Ndaru Widodo, Garry Martinus, Doddy, Akbar
2000 – Hukuman Mati (Aquarius)
Personel: Iik Wardiandi, Garry Martinus, Doddy, Akbar
2002 – Betrayer (Aquarius)
Personel: Iik, Garry, Doddy, Akbar
2004 – 04/Kosong Empat (Aquarius)
Personel: Iik, Garry, Doddy, Akbar
2006 – The Best of Betrayer (POPS/Aquarius)
Personel: Iik, Garry, Doddy, Tri Endro
2008 – Revolusi (Aquarius/POPS)
Personel: Tatu Aditya, Garry Martinus, Doddy, Tri Endro

