Tonggak Sejarah Mobilitas Udara: Korean Air Sukses Uji Terbang UAM Terverifikasi Pertama di Korea

0
Ilustrasi. /Foto: dok. Korean Air

SEOUL, inventori.co.id – Masa depan transportasi perkotaan semakin dekat di Korea Selatan. Korean Air baru-baru ini mengukir sejarah dengan berhasil menyelesaikan Fase 2 dari K-UAM Grand Challenge, menandai demonstrasi operasional mobilitas udara perkotaan (UAM) terverifikasi yang pertama di Korea dalam lingkungan metropolitan yang padat.

Pencapaian ini menempatkan Korean Air sebagai pelopor utama dalam upaya Korea Selatan mewujudkan layanan taksi terbang komersial.

Menguji Langit Incheon: Keberhasilan Operasi di Lingkungan Urban

Uji terbang Fase 2 ini dilaksanakan selama 12 hari penuh, dari 16 hingga 31 Oktober, mengambil lokasi di koridor uji Ara Canal antara Seo-gu dan Gyeyang-gu di Incheon, mencakup wilayah udara sekitar 44,57 kilometer persegi.

Pada 16 Oktober, Korean Air, bersama dengan Incheon International Airport Corporation (IIAC) dan KT, resmi ditunjuk sebagai salah satu operator demonstrasi manajemen lalu lintas UAM pertama di negara itu.

Seperti dinukil dari siaran persnya, Senin (3/11/2025), sebagai organisasi utama yang mengendalikan operasi penerbangan dan manajemen lalu lintas, Korean Air berhasil menjalankan misi-misi krusial, termasuk:

  • Mitigasi Risiko Keselamatan: Mengelola dan meminimalkan bahaya keselamatan yang terkait dengan penerbangan urban di ketinggian rendah.
  • Transisi Airspace Mulus: Mengoordinasikan penyerahan wilayah udara yang lancar antara berbagai operator dan sistem manajemen lalu lintas untuk operasi multi-rute.
  • Stabilitas Operasional: Memastikan operasi tetap stabil melalui simulasi ekstensif, bahkan saat menghadapi situasi tak terduga atau abnormal.

ACROSS: Otak di Balik Keselamatan Lalu Lintas Udara Urban

Kunci keberhasilan demonstrasi ini adalah sistem manajemen operasional dan lalu lintas UAM milik Korean Air sendiri, yang dikenal sebagai ACROSS (Air Control & Routing Orchestrated Skyway System).

Memanfaatkan pengalaman puluhan tahun sebagai maskapai penerbangan global, Korean Air mengembangkan ACROSS sebagai platform yang mampu:

  1. Pemantauan Real-time: Memonitor jalur penerbangan secara langsung.
  2. Optimasi Lalu Lintas: Mengoptimalkan alur lalu lintas udara di langit perkotaan.
  3. Rute Alternatif: Menyediakan rute pengganti dalam situasi darurat, menjamin operasi yang aman dan efisien di wilayah udara urban yang kompleks.

Komitmen Menuju Komersialisasi UAM Nasional

Keberhasilan ini merupakan bagian dari K-UAM Grand Challenge, sebuah program demonstrasi nasional yang dirancang oleh pemerintah Korea Selatan untuk memverifikasi keselamatan dan menetapkan standar operasional sebelum UAM dikomersialkan.

Korean Air merupakan bagian penting dari konsorsium “K-UAM One Team,” berkolaborasi dengan pemain industri besar seperti Incheon International Airport Corporation, KT, Hyundai Motor Company, dan Hyundai Engineering & Construction.

Maskapai ini menyatakan akan terus bekerja sama dengan mitra pemerintah dan industri untuk mencapai tujuan komersialisasi UAM Korea serta memperkuat ekosistem UAM yang tangguh. Selain itu, Korean Air berencana untuk terus meningkatkan dan mengotomatisasi sistem ACROSS melalui inisiatif penelitian dan pengembangan yang dipimpin oleh pemerintah.

Tonggak sejarah ini menegaskan peran Korean Air sebagai inovator yang tidak hanya fokus pada penerbangan tradisional, tetapi juga memimpin visi mobilitas generasi berikutnya di Korea.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here