Jakarta, 2 November 2025 — Mengusung semangat baru tentang kesadaran diri dan kedisiplinan sejak dini, Bank Saqu, layanan perbankan digital milik Astra Financial dan WeLab, kembali hadir sebagai Official Banking Partner IdeaFest 2025. Tahun ini, Bank Saqu mengajak generasi muda menyalakan semangat “The Power of Early”, filosofi hidup yang menginspirasi cara berpikir baru tentang waktu, keseimbangan, dan pengelolaan keuangan.
Dalam sesi IdeaTalks: “The Power of Early and Its Impact on Life”, Angela Lew Dermawan, Chief Digital Business Officer Bank Saqu, berbagi pandangan bersama Pevita Pearce, Brand Ambassador Bank Saqu, yang juga memperkenalkan bukunya berjudul The Greatest Role.
Menemukan Makna dari “The Power of Early”
Filosofi The Power of Early berakar pada kesadaran pentingnya memulai sesuatu dengan niat dan disiplin. Pesannya sederhana: setiap awal adalah kesempatan untuk menata arah hidup dengan lebih sadar dan seimbang — baik dalam waktu, energi, maupun keuangan.
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (OJK SNLIK 2024), tingkat literasi keuangan Indonesia memang meningkat menjadi 51,7%, namun perubahan perilaku finansial jangka panjang masih menjadi pekerjaan rumah. Filosofi ini menjadi ajakan bagi anak muda agar menyiapkan fondasi finansial dan mental sejak dini.
“The Power of Early mengingatkan kita untuk melihat setiap pagi sebagai ruang refleksi. Dengan niat yang jelas dan langkah kecil yang konsisten, kita bisa membangun hidup yang lebih terarah,” ujar Angela Lew Dermawan.
Pevita Pearce dan Buku The Greatest Role
Dalam sesi tersebut, Pevita Pearce membagikan pengalaman pribadinya yang kemudian dituangkan dalam buku The Greatest Role. Buku ini terinspirasi dari filosofi The Power of Early dan menjadi refleksi bagaimana rutinitas pagi membantunya menjaga keseimbangan di tengah jadwal yang padat.
“Pagi adalah waktu paling jujur. Di situ kita bisa benar-benar mendengarkan diri sendiri sebelum dunia mulai bising,” ungkap Pevita. “Nilai itu sama seperti filosofi The Power of Early, di mana kesadaran dan disiplin kecil setiap hari bisa menumbuhkan stabilitas hidup dan finansial.”
Buku ini diperkenalkan secara eksklusif di IdeaFest 2025 dan rencananya akan resmi diluncurkan pada tahun depan. Kolaborasi antara Pevita dan Bank Saqu ini berangkat dari visi yang sama — menanamkan kebiasaan sadar dan disiplin sebagai fondasi untuk bertumbuh, baik secara pribadi maupun finansial.
Sunrise Society: Filosofi yang Bergerak Nyata
Semangat yang sama kini diwujudkan melalui komunitas Bank Saqu Sunrise Society, gerakan yang mengajak masyarakat hidup aktif dan produktif sejak pagi. Sebagai bagian dari rangkaian IdeaFest 2025, acara Sunrise Society Vol.3: Takeover GBK yang digelar pada 1 November 2025 sukses menarik ratusan peserta dari empat cabang olahraga: lari, hyrox workout, padel, dan panahan, dengan seluruh tiket terjual habis.
“Sunrise Society membuktikan bahwa The Power of Early bukan sekadar konsep, tapi kebiasaan nyata yang membentuk energi kolektif,” ujar Angela. “Kami ingin menunjukkan bahwa Bank Saqu hadir bukan hanya untuk urusan keuangan, tapi juga untuk membangun sistem hidup yang selaras, aktif, dan berkelanjutan.”
Melalui fitur seperti Undang Teman, pengguna dapat patungan bareng komunitas — misalnya untuk menyewa lapangan padel atau mengikuti kelas olahraga bersama. Sementara Saku Kredit membantu pengguna tetap aktif tanpa mengganggu arus kas harian mereka.
Gerakan yang Tumbuh dari Kesadaran
Diluncurkan sejak Juli 2025, Sunrise Society kini telah berkembang menjadi gerakan sosial yang menyatukan komunitas olahraga lintas kota. Ratusan peserta rutin bergabung dalam berbagai kegiatan, mulai dari lari, padel, softball, badminton, hingga flag football.
Lebih dari sekadar komunitas olahraga, gerakan ini menjadi wadah bagi mereka yang ingin menumbuhkan kebiasaan sadar, disiplin, dan konsisten — nilai-nilai yang juga menjadi dasar filosofi The Power of Early.
“Kami percaya perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang dilakukan lebih awal. Melalui filosofi ini, Bank Saqu ingin menjadi katalisator perubahan, bukan hanya dalam inklusi finansial, tapi juga dalam membentuk generasi yang lebih sadar dan berdaya,” tutup Angela.

