Haul Emas Guru Tua Ke 50 Dihadiri Panglima TNI dan Kapolri

Palu, inventori.co.id – Memperingati Haul Emas Ke 50 Tahun wafatnya Ulama Kharismatik yang juga merupakan pahlawan yaitu Guru Tua Al Habib Assayyid Idrus Bin Salim Aljufri.
Lembaga Pendidikan Islam Al Khairat merupakan Lembaga Pendidikan Islam yang berdiri dan dirintis oleh Habib Assayid Idrus Bin Salim Aljufri yang juga dikenal dengan Guru Tua sejak Tahun 1933. Hingga saat ini lembaga pendidikan Islam Al khairat terus berkembang dan menjadi besar serta ada di Seluruh Indonesia.

Dalam rangka memperingati Haul Emas Guru Tua Ke 50, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D bersama Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta rombongan ikut menghadiri acara di Lapangan Kompleks Alkhairaat Pusat Jalan Sis Aljufri, Palu, sabtu (30/06/2018) pagi.

Pada kunjunganya, Kapolri dan Panglima TNI didampingi oleh Masing – Masing Pejabat Utama Mabes Polri dan Pejabat Utama Mabes TNI. Kegiatan diawali dengan Pembacaan Surat Yasin dan Tahlil , dilanjutkan dengan Pembacaan Manaqib, Pidato Haul dan Kenangan bersama Guru Tua. Setelah rangkaian prosesi pembacaan doa dan pidato Haul.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Alkhairaat, Prof. DR. Ir. H. Fadel Muhammad Al Hadad mengatakan, Lembaga Pendidikan Islam Al Khairaat merupakan lembaga pendidikan Islam Terbesar di Indonesia. Karena, hampir di seluruh Indonesia Lembaga Pendidikan Islam ini ada. Lembaga ini berdiri hanya ada 2 tujuan yaitu Dakwah dan Pendidikan.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah menyampaikan, Lembaga Pendidikan Islam Al Khairaat banyak memberikan andil dalam pembangunan di bidang pendidikan baik di wilayah Palu pada khususnya dan di Sulawesi Tengah pada umumnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. M. Tito Karnavian Ph.D menyampaikan, Lembaga Pendidikan Islam Al Khairaat banyak membantu Kepolisian terutama dalam menanggulangi konflik di Poso hingga terciptanya situasi poso yang aman dan kondusif.

Ketua Yayasan Al-Khairaat Ir Prof Dr H Fadel Muhammad, Kapolri Jenderal Pol Prof H M Toto Karnavian, dan Panglima TNI Marsekal TNI Jadi Tjahjanto saat menghadiri acara Peringatan Haul Emas Guru Tua Ke 50 di Palu Sulteng.

Menurut Tito, Pembangunan Negara ini tidak dapat berjalan dengan lancar jika situasi keamanan terganggu. Oleh karena itu Dengan sinergisitas Polri, TNI dan Ulama khususnya seluruh keluarga besar Lembaga Pendidikan Islam Al Khairaat diharapkan dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Sehingga pembangunan negara kita dapat berjalan dengan lancar dan baik.

Kapolri juga mengingatkan, dalam waktu dekat kita akan menyelenggarakan event Internasional yaitu Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang serta IMF Forum di Bali. Meskipun acara tersebut bukan di Palu, Kapolri berharap masyarakat dapat turut serta mendukung kesuksesan jalannya Internasional tersebut yaitu dengan menjaga stabilitas Kamtibmas di Sulawesi Tengah.

Di waktu yang sama, Panglima TNI yang menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Presiden yang berhalangan hadir, dikarenakan menyambut Tamu Negara PM Malaysia. Panglima TNI jugamenegaskan, bahwa stabilitas keamanan merupakan yang paling penting, sama seperti kesehatan.

Ikut serta menghadiri acara, Pangdam XIII / Merdeka, Mayjen TNI Madsuni, S.E., Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol. Drs. Ermi Widyatno, M.M., Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si., beserta Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah serta Bupati dan Walikota se-Provinsi Sulawesi Tengah, Plt. Serta Seluruh Pejabat Pengurus Yayasan Al Khairaat.
Penghujung acara, dilakukan dengan Makan Siang bersama, Doorstop dan Ziarah Ke Makam Guru Tua Al Habib Assayyid Idrus Bin Salim Aljufri.

(sumber foto : tribratanewspoldasulteng.com)

(Minggus)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.