Polisi Tangkap Anggota Ormas Yang Gelapkan Mobil Hasil Penggelapan dari Leasing

JAKARTA – Subdit 6 Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus kendaraan bermotor, dan menangkap dua orang oknum ormas di Subang, Jawa Barat dan seorang penadah yang terlibat dalam sindikat penjualan mobil hasil penggelapan dari leasing.

Demikian diungkapkan oleh Kasubdit 6 Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.I.K., M.Si, kepada wartawan, di Polda Metro Jaya, Minggu (26/11/2017).

“Tiga pelaku yakni AR, Dodon dan Bule, anggota salah satu ormas, yang menjadi jasa penagih dari leasing dan polisi enggan untuk mengambil karena mereka pakai massa. Ini pengakuan dari tersangka. Masih kami sidik tingkatan dari ormas tersebut,” ujar Antonius Agus.

Antonius yang lulusan Akpol 2000 ini mengatakan, para pelaku menjual kendaraan ke luar daerah bukan ke Ibukota Jakarta.

“Bisnis ini sudah mereka lakukan selama dua tahun. Ketika dapat, mereka jual ke daerah lain, bukan kesini. Sebenarnya banyak kasus, mobil Jakarta kemudian dijual ke Jawa timur, Tengah dan lainnya, sehingga kami benar-benar kesulitan,” kata Antonius Agus.

Ia menyatakan dalam aksinya ketiganya selalu berlindung dibalik bendera ormas mereka. Hal itu karena banyak warga di daerah terutama Jawa Barat yang lebih suka memberikan mobil kredit mereka ke ormas daripada ke perusahaan leasing.

“Karena didaerah mereka sudah dikenal, lazim mengetahui ormas bisa menerima mobil. Kan, mereka, kalau perusahaan pembiyaan, ditarik leasing mereka rugi. Mereka ini kan, nunggak dan tau lagi dicari-cari. Ormas ini bisa nerima nih, malah dikasih DP,” ungkap Antonius Agus.

Dari para tersangka Polisi menyita sebanyak 33 kendaraan roda empat dari berbagai jenis dan merk, tiga telepon seluler, dua buku bank, satu atm dan satu air softgun.

Terhadap para tersangka, Polisi menjeratnya dengan Pasal 372 KUHP dengan ancaman kurungan diatas 7 tahun. (ferry)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.