Kepala Inspektorat Bakamla Awasi Seleksi CPNS

Cipulir – Dalam rangka pengawasan dan pengecekan kegiatan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bakamla RI Tahun 2017, Kepala Inspektorat Bakamla RI Brigjen Pol Drs. Muchlis A.S., M.H. mengunjungi lokasi kegiatan di Kompleks Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa (17/10/2017).
 
Dalam kunjungannya, perwira tinggi (pati) bintang satu tersebut menemui para peserta tes dalam ruang ujian, dan menyatakan harapannya agar semua pelamar dapat menjalani ujian dengan semangat dan mengerjakan soal-soal yang diberikan dengan sebaik-baiknya.
 
Brigjen Pol Muchlis juga mengingatkan supaya setiap peserta memahami tata pengisian soal agar tidak terjadi kekeliruan yang merugikan dirinya sendiri. 
 
“Kalian disini sudah merupakan pilihan dari ribuan orang yang mengajukan lamaran. Dengan modal semangat tinggi, usaha dan tidak lupa berdoa, Insha Allah ini jalan kalian untuk bisa bekerja di Bakamla,” katanya.
 
Lebih lanjut Brigjen Pol Muchlis juga berpesan, jika dari peserta ada yang tidak lulus jangan sampai berputus asa. “Yakinlah bahwa ada kesempatan di tempat lain yang menunggu sumbang karya kalian untuk negara,” pungkasnya.
 
Dalam kunjungan tersebut Brigjen Pol Muchlis didampingi Kepala Bagian Umum Kantor Zona Kamla Barat Kolonel Marinir Sandy Muchjidin Latief, dan Plt. Kasubbag Penyusunan Rencana dan Program Mayor Laut (S) Didin Wahidin, A.Md yang juga bertindak sebagai koordinator pengawas di lapangan.
Sebelumnya, ujian tes CPNS tersebut diikuti oleh sebanyak 2.315 pelamar yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi mengikuti ujian tahap selanjutnya menggunakan sistem Computer Assisted Tes (CAT), yang dilaksanakan sejak Senin (16/10) kemarin.
Pada seleksi CPNS tahun ini, Bakamla RI membuka 225 formasi, dengan rincian 4 formasi Putra/Putri Papua, 1 formasi Cum Laude (Dengan Pujian), dan sisanya dari formasi umum. Kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan untuk jenis formasi Papua yaitu Juru Mudi berlatar belakang SMK Ilmu Pelayaran Nautika untuk ditempatkan  pada KN 4803 dan KN 4805 di Ambon serta Juru Mesin berlatar belakang SMK Ilmu Pelayaran Teknika untuk ditempatkan pada kapal yang sama. Satu formasi Cum Laude berlatar S1 Hukum direncanakan untuk menempati KN 110 meter di Batam. Sementara itu dari jalur umum dibutuhkan kualifikasi mulai dari SMA dan yang sederajat hingga S1. (ferry)
You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.