Meningtip Festival Pesona Tambora Dari Ziarah Sampai Seni

Keindahan Gunung Tambora/ foto : liputan6.com
Keindahan Gunung Tambora/ foto : liputan6.com

INVENTORI.CO.ID – Dalam ajang kegiatan Festival Pesona Tambora (FPT) 2016 ternyata terselip kegiatan yang cukup menarik. Namanya Ziarah Tambora-Moving Festival yang akan digelar pada 7-17 April 2016.

Sedianya memang acara FPT 2016 yang juga bekerja sama dengan harian KOMPAS mengusung tiga konsep. Pertama, berupa pre event. Kedua, main event. Dan, terakhir adalah post event. Hanya saja ada sesuatu yang bernuansa ‘tidak bisa’ karena mengunjungi makam. Ya, Ziarah Tambora-Moving Festival menjadi sesuatu yang beda.

Dalam kegiatan ziarah ini, para pengunjung diajak mengikuti Seminar Ziarah Tambora yang diselenggarakan di Wisma Daerah Sumbawa, pada Sabtu, 9 April 2016. Kegiatan ini mengambil tema “Tambora sebagai pusaka Warisan Dunia” yang menghadirkan Gaura Mancacaritadipura, Asfarinal, M. Nursam, dan Ray Sahetapi. Kegiatan seminar ini bertujuan untuk mengkaji, menelusuri dan merefleksikan kawasan Tambora sebagai wilayah strategis bagi regional, nasional dan internasional.

Ziarah Tambora-Moving Festival sendiri  berlangsung di berbagai lokasi dengan menghadirkan kegiatan menarik, seperti perkemahan seni alunan gambus lautan, upacara laut di Kapal Batu, Ziarah Gili Gambus dan parade perahu hias.

Selain itu, festival ini akan menyuguhkan lomba mancing layangan Sangoro, musik dan lokakarya, pemutaran film “Tambora dan Climate Change: A Year Without Summer” dan lokakarya Island Art dan IBUMI, Tambora Art- Chives Trienalle, serta alunan gambus lautan dalam musik etnik.banner-pestifal-tambora

Akan ada juga Program dan Proyek Seni Tambora: Tapan! Tambora Art-Chives dan Alunan Gambus Lautan dengan menghadirkan Jean Couteau, Mustafa Daood, Galih Srimara, dan Heru Mataya.

FPT disiapkan menjadi acara tahunan tiga kegiatan utama. Kegiatan Pre Event akan menggelar seminar mengenai dunia bahari, kegiatan ziarah di Tambora, acara budaya di Gioli Tapan, upacara laut, kompetisi kopi, seminar “Rinjani menuju Geopark Dunia”, dan seminar “Lombok, Destinasi Wisata Halal Dunia”.

Sementara untuk puncak kegiatan akan digelar kembali Tambora Ultra 50K dan 25K, bike camp, Tambora Festival, Tambora Literary and Film Festival, pameran seni rupa serta seni instalasi di galeri seni Pulau Satonda.

Dan, menutup rangkaian festival ini, akan digelar trip fotografi. Cukup menarik, bukan?

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.